Latest News
Tampilkan postingan dengan label Dunia Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Motivasi. Tampilkan semua postingan

Bukalah Hati, Jodoh Akan Ketemu

Posted by Mr. Jabat on , under | comments (0)




BILA membuka hati saja tak mau, bagaimana mungkin Anda bisa bertemu dengan jodoh yang ditunggu-tunggu. Anda mungkin bisa beralasan takut kecewa lagi bila ketemu sosok yang Anda cintai. Atau mungkin belum bisa melupakan mantan.

Nah bila Anda masih punya perasaan itu, bagaimana mungkin si calon jodoh mendekati Anda. Berikut sejumlah tips Dari Mr. Jabat agar Pangeran Berkuda Putih itu mendatangi Anda:

1. Membuka hati
Jangan menghindari pria atau wanita yang ingin berkenalan dengan Anda. Meskipun ia tak lebih tinggi dari sang mantan atau penampilannya tak sesuai dengan selera Anda. Ingatlah bahwa yang membuat Anda tak bisa menerimanya adalah karena Anda masih terngiang-ngiang sang mantan. Sampai akhirnya secara tak sadar Anda membanding-bandingkannya.

Siapa pun pria yang dikenalkan oleh sahabat atau mengajak Anda berkenalan, tanggapi dengan ramah. Tapi bukan berarti Anda meninggalkan kesan bitchy dan agresif.

Setidaknya dengan cara ini Anda bisa tahu bagaimana kepribadiannya dan memutuskan untuk lebih serius atau tidak.

2. Hindari mantan dan yang unavailable

Menurut Anda, pria atau wanita yang baik-baik sudah menikah atau hanya si mantan saja. Oh, right! Yang benar saja, pria dan wanita baik masih banyak di luar sana yang belum Anda kenal. Untuk itu, jangan biarkan Anda hanya berteman dengan mantan atau pria-pria dan wanita-wanita yang sudah unavailable itu.

Bergabunglah dengan group-group baru yang akan membuat Anda mengenal banyak orang. Tak ada salahnya kok ikut dalam beberapa seminar menarik dan mencari kenalan baru.

3. Jangan biarkan status Facebook atau Twitter Anda galau melulu
Sudah tidak jamannya lagi memakai hashtag #Galau terus-terusan. Kini saatnya Anda move on dan mencari berbagai hal yang menarik untuk dipelajari. Hindari menulis status ungkapan kegalauan hati Anda, atau Anda hanya akan terngiang-ngiang oleh cerita lama Anda saja.

4. You have to move on!
Dahulu Anda sepakat untuk berkomitmen dengannya, menjalin sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih. Namun hubungan itu telah diakhiri dengan kesepakatan yang nyaris sama, plus bonus rasa kecewa serta hati yang terluka.

Yang perlu Anda sadari, Anda sudah mengetuk palu. Di mana artinya cerita itu sudah berakhir dan saatnya Anda memulai cerita baru lagi. Teriakkan kata cukup di dalam diri Anda, sekalipun memang tak mudah melupakannya.

Ingat, Anda masih punya hidup sendiri yang perlu diisi dengan cerita-cerita indah dan bahagia. Jadi, jangan biarkan album hidup Anda diisi dengan air mata. Mari tersenyum dan membuka hati kepada dunia.kuncinya Bukalah Hati, Jodoh  Akan Ketemu.

5 Tanda Anda dan Dia Saling Cinta

Posted by Mr. Jabat on , under | comments (0)




Ingin pasangan yang bisa mendampingi Anda hingga akhir hidup nanti? Cinta pasti menjadi kriteria utama. Namun, seringkali ungkapan cinta tidak lagi sering terdengar seiring dengan perjalanan waktu. Anda mungkin jadi bertanya-tanya, sebenarnya pasangan masih sayang atau tidak ya, pada Anda?

Sebenarnya, cinta tidak perlu diungkapkan lewat kata-kata. Dari tindakan Anda dan dia sehari-hari saja, sebenarnya sudah dapat diketahui sesolid apa cinta Anda dan dia. Ini dia beberapa tanda-tandanya:

1. Leluconnya selalu membuat Anda tertawa
Bahkan ketika Anda mendengarnya untuk keseribu kalinya, lelucon itu tetap lucu. Canda tawa dapat menurunkan level hormon stres, sehingga dapat meredam rasa jengkel kita. Sementara, stres juga dapat menciptakan masalah dalam hubungan dengan pasangan. Itu sebabnya, semakin sering Anda tertawa bersama pasangan, hubungan Anda berdua akan menjadi semakin mesra.

2. Anda rela mengubah kebiasaan yang sulit ditinggalkan
Anda mungkin sering melihat orang yang tiba-tiba berhenti merokok setelah menikah, karena permintaan pasangannya. Menurut penelitian, suatu hubungan, apalagi pernikahan, dapat membuat dua orang menyatukan pandangan, nilai-nilai hidup, hingga kebiasaan  makan dan gaya hidup mereka. Pasangan yang salah satunya memiliki kebiasaan merokok berisiko 75-91 persen untuk mengalami masalah dalam hubungan dibandingkan pasangan yang dua-duanya perokok. Yang lebih baik: Salah satu berhenti merokok, agar bisa hidup lebih sehat dan bahagia.

3. Bersama dia hidup Anda jadi lebih seimbang
Bila dulunya Anda termasuk gila bekerja, dengan adanya si dia Anda jadi lebih banyak meluangkan waktu untuk hal-hal yang sifatnya personal. Apalagi begitu berkeluarga dan punya anak, Anda jadi ingin lebih sering menghabiskan hari libur bersama mereka. Namun, menurut Hemmings, ada beberapa profesi yang memang menuntut pengabdian, sehingga dapat menimbulkan masalah sendiri bagi hubungan Anda dan pasangan, antara lain dokter. "Alih-alih berganti profesi, sebaiknya tingkatkan komunikasi dengan pasangan, sehingga terjalin saling pengertian antara Anda berdua," sarannya.

4. Anda dan dia saling melengkapi ucapan
Berapa kali Anda memulai suatu kalimat dan dia menyelesaikannya, atau sebaliknya? Atau kejadian ketika Anda dan dia mengucapkan kalimat yang sama? Para psikolog menganggap hal ini sebagai salah satu tanda Anda dan pasangan memiliki banyak persamaan. Menurut psikolog, pasangan yang serasi memang kerap menggunakan kalimat-kalimat yang sama atau menyerasikan cara bicara mereka tanpa menyadarinya.

5. Saling berbagi kisah masa lalu dan menertawakannya
Terkadang, Anda ingin pasangan hanya tahu seperti apa Anda sekarang, bukan di masa sekolah atau mungkin malah masa kecil. Itu sebabnya, Anda mungkin sering tidak menceritakan masa lalu atau memperlihatkan foto Anda semasa sekolah dulu. Tapi, ada juga pasangan yang tanpa malu-malu saling memperlihatkan foto "culun" mereka, lalu menertawakannya tanpa maksud membuat yang lain tersinggung. Ini menandakan mereka saling menerima apa adanya dan tidak merasa risih bila pasangan menemukan keburukannya di masa lalu.

Musik Menjadikan Hidup Menjadi Lebih Hidup

Posted by Mr. Jabat on , under | comments (1)




Bagi sebagian orang, musik adalah sumber inspirasi hidup. Itu pula yang dialami drg Wiana R Maengkom, Direktur Rumah Sakit Balikpapan Husada. Ia mengaku, irama musik menjadi penyeimbang hidup dari segala kepenatan dunia. Musik juga bisa memotivitasi dirinya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

DUNIA kedokteran adalah harapan kedua orang tua Wiana. Hingga kemudian wanita berdarah Manado yang baru enam tahun berada di Balikpapan ini jatuh cinta pada kedokteran gigi. Menurut pengakuan Wiana, selain kedokteran, kedua orang tuanya juga menerapkan disiplin yang kuat pada musik.


“Orang tua saya keras mendidik anak-anaknya dengan musik. Mereka tidak ingin mind set anak-anaknya hanya dipenuhi dengan ilmu ilmiah saja. Menurut mereka, musik bisa membuat hidup lebih seimbang,” kenang Wiana.

Hingga Wiana dewasa, musik adalah bagian yang tak terpisahkan dalam hidupnya. Bahkan, jauh sebelum ia menggeluti dunia kedokteran gigi, Wiana telah lebih dulu bermusik. Menurut Wiana, musik adalah satu-satunya kegiatan yang bisa menghibur dan memberinya inspirasi dalam bekerja dan mengurus tiga anaknya.

“Saya main musik sejak TK hingga sekarang. Alat musik yang sering saya mainkan adalah piano, gitar dan keyboard,” sebutnya.

Untuk musik, Wiana memiliki waktu sendiri. Waktu khusus bermusik itu ia luangkan minimal sebulan sekali atau disela-sela waktu senggangnya, termasuk ketika ia merasa lelah saat bekerja.

“Kalau sudah bermusik, saya bisa lupa segalanya. Termasuk lupa anak, pekerjaan dan status. Karena bermain musik bisa membuat saya menjadi lebih rileks,” katanya lantas tertawa.

Saat ini ada satu keinginan Wiana yang hingga sekarang belum terwujud. Yakni, ia ingin menciptakan mars khusus RSBH. “Sebelum pindah kesini, saya juga telah membuat mars-mars di rumah sakit tempat saya bekerja dulu. Khusus RSBH, saya juga ingin membuatkannya. Tunggu saja tanggal mainnya nanti,” tambahnya.

Manakah yang lebih dicintainya antara musik dan profesi ini? Wiana mengaku kesulitan jika dihadapkan pada dua pilihan ini. “Dua-duanya saya suka dan saya tidak bisa memilih,” katanya.

Bagi Wiana, jauh dari suami dan anak-anaknya tak lantas membuat dirinya patah semangat. Justru sebaliknya, Wiana semakin terpacu untuk memotivasi karyawannya agar terus maju dalam berpikir dan bekerja. “Jauh dari keluarga membuat saya lebih terpacu dan bersemangat untuk terus bekerja. Paling tidak, apa yang saya lakukan ini ada hasilnya dan tidak sia-sia. Suami serta anak-anak saya sudah mengerti akan kondisi ini,” kata wanita yang menetap di Yogyakarta ini.

10 Kebaikan di balik Senyuman

Posted by Mr. Jabat on , under , , | comments (0)




Senyum mungkin bagi kita adalah hal yang sederhana dan mudah, cukup menarik sudut bibir ke arah samping dan menampakkan gigi. Namun tidak sesederhana itu, kadang tersenyum saat-saat tertentu sangatlah sulit. Terlebih jika kita tidak “mood” untuk tersenyum.Senyum mempunyai hubungan erat dengan karakter seseorang, karena tidak sedikit ditemukan sifat individu yang “murah senyum”. Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stres dan daya tarik kita. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda. Senyum diketahui mempunyai manfaat untuk kesehatan, di antaranya yaitu :
  1. Senyum membuat kita lebih menarik. Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.
  2. Senyum mengubah mood kita. Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.
  3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum. Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.
  4. Senyum dapat mengurangi stres. Stres secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa “down”. Jika anda sedang stres cobalah untuk tersenyum, maka stres anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.
  5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda. Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.
  6. Senyum menurunkan tekanan darah anda. Ketika anda tersenyum, maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.
  7. Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.
  8. Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda. Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda dan merasa lebih baik.
  9. Senyum membuat anda tampak sukses. Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji. Rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.
  10. Senyum membuat anda tetap positif. Senyumlah! Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulitkan? Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”.
Maka jauhkan diri anda dari depresi, stres dan rasa khawatir dengan satu kata yaitu “senyum”, tentu saja dengan memberikan senyum pada tempat dan suasana yang tepat. Jika berlebihan, maka orang lain akan menganggap anda kurang waras. Satu hal lagi karena dengan tersenyum anda mendapatkan satu nilai shadaqah.Sudahkan anda tersenyum hari ini?

Mengubah Kebiasaan dan Mengembangkan Diri

Posted by Mr. Jabat on , under | comments (0)





Jika Anda mau, Anda bisa menghentikan kebiasaan-kebiasaan lama Anda, dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang lebih baik. Namun, seperti halnya perubahan-perubahan dalam bidang lain, melakukan hal ini tentu pada awalnya tidak mudah. 

Ada banyak orang yang terbiasa berbohong pada diri mereka sendiri dan orang lain. Ini bisa terjadi karena kita hidup dalam dunia yang penuh dengan pendapat, filosofi, teori, spekulasi, dan kesimpulan yang berbeda.

Misalnya, Anda tidak butuh ponsel baru, tapi teman-teman Anda menganggap bahwa ponsel Anda sudah kuno dan perlu diganti. Karena tak mau diejek, Anda membohongi diri sendiri, dan akhirnya membeli ponsel baru yang lebih canggih. Karena sebenarnya Anda tak butuh ponsel baru nan canggih tadi, Anda hanya menggunakannya untuk menelpon dan mengirim sms.

Padahal, untuk bisa mengembangkan diri, sebelumnya Anda perlu jujur dan mengetahui kebenaran tentang diri Anda sendiri. Tak perlu berbohong, temukan kebenaran tentang diri Anda sendiri.

Seperti layaknya bercermin, Anda harus melihat bagaimana sebenarnya diri Anda dalam bayangan yang Anda lihat. Anda perlu jujur, lihat diri Anda seperti halnya apa yang ada di depan mata Anda.

Kalau (misalnya) Anda melihat bahwa selama ini Anda malas, akuilah bahwa Anda malas. Kalau memang selama ini Anda kurang percaya diri, akuilah bahwa Anda kurang percaya diri.

Setelah itu, apa yang bisa Anda lakukan untuk mengubah kebiasaan buruk dan mengembangkan diri?

Ya, ubahlah diri Anda sendiri. Ketika Anda siap melakukannya, maka Anda bisa melakukannya tanpa perlu meminta bantuan orang lain. Anda bisa belajar mengembangkan kualitas-kualitas yang sudah Anda miliki sekarang, seperti harga diri, percaya diri, motivasi diri, dan seterusnya.

Seperti yang saya tulis dalam artikel sebelumnya yang berjudul Mengapa Anda Tak Butuh Sekedar Motivasi, Anda juga perlu memikirkan hal apa yang membuat Anda melakukan apa yang Anda lakukan sekarang ini. Mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan?

Setelah itu, intinya adalah memecah pola lama Anda, dan menggantinya dengan pola baru.

Misalnya, sekarang Anda sudah melihat cerminan diri Anda, dan Anda mengakui bahwa Anda terus saja merasa malas. Jika demikian, apa sebabnya? Mengapa Anda melakukannya? Jika jawabannya adalah karena sering bergaul dengan orang-orang yang malas, maka Anda perlu mencari teman bergaul atau lingkungan yang lain.

Contoh di atas juga bisa berarti bahwa untuk mengembangkan diri, Anda juga bisa melihat teman-teman dan keluarga Anda. Bagaimanakan sikap mereka terhadap Anda selama ini?

Jika teman-teman Anda justru menjatuhkan Anda dan tidak mendukung apa yang Anda lakukan, maka Anda perlu mengambil pilihan. Salah satunya, Anda mungkin perlu menjauhkan diri dari mereka.

Untuk mengembangkan ketrampilan baru dan menyingkirkan kebiasaan lama yang buruk, coba gunakan juga pikiran sadar Anda. Ketika Anda mengamati dan mendengar hal-hal di sekitar Anda, maka Anda sama saja mempelajari hal-hal baru, di mana Anda tak perlu membaca sebuah buku tebal. Anda hanya perlu membuka pikiran Anda untuk menerima hal-hal baru.

Karen Ravn menulis sebuah artikel bagus tentang bagaimana memecah kebiasaan lama di Los Angeles Times. Menurut Ravn, Anda bisa melakukan tips berikut untuk mengubah kebiasaan lama:

1) Hilangkan reward yang Anda dapat dalam kebiasaan lama Anda

Kalau misalnya Anda selalu malas mengerjakan tugas sekolah/kampus/kantor karena ada acara TV yang bagus, maka matikan TV Anda. Acara TV tersebut adalah reward dari kebiasaan lama Anda.

2) Ganti dengan hal baru

Jika Anda biasa berbelanja lebih di akhir pekan, ganti dengan kegiatan baru, seperti berkumpul dengan keluarga di rumah.

3) Pilih dengan bijak

Jika ingin mengganti kebiasaan, pastikan kebiasaan baru Anda tidak terlalu berlebihan, yang justru membuat Anda tidak nyaman.

4) Hindari Risiko
Misalnya jika Anda tidak bisa tidak membeli sepatu ketika melewati toko sepatu, maka solusinya adalah menjauhi toko sepatu, karena kebiasaan dipicu juga oleh situasi atau keadaan di sekitar Anda.

5) Jadilah Spesifik

Anda bisa mengidentifikasi situasi tertentu yang benar-benar bisa memicu kebiasaan buruk Anda. Jadi, mungkin Anda bisa pergi ke toko sepatu, tapi jangan bersama teman yang kecanduan sepatu. Pemicu yang lebih spesifik di sini adalah teman Anda, bukan toko sepatu.

6) Terus Berlatih
Anda ingin menghentikan kebiasaan bergosip, sehingga Anda selalu berlatih dan membiasakan diri untuk tidak bergosip dengan teman Anda, si X. Akhirnya, Anda sudah terbiasa untuk tidak bergosip. Namun, berhati-hatilah jika nanti Anda bertemu si X lagi, karena kebiasaan lama Anda bisa "kumat". Berlatihlah kapan saja, di mana saja, dan dengan siapa saja.

7) Beri Reward dan buat Isyarat
Ketika Anda punya kebiasaan buruk tak bisa mengatur keuangan, padahal Anda ingin berlibur ke luar kota atau bahkan ke luar negeri, coba ambil gambar tempat tujuan Anda tersebut. sebagai isyarat. Misalnya Anda ingin ke pantai, ambil gambar dari internet atau dari majalah, dan letakkan di dalam dompet Anda.

Atau, jika Anda misalnya sering melewatkan waktu sholat, Anda bisa memberi diri Anda sendirireward berupa makanan favorit, atau jalan-jalan ke tempat kesukaan. Tapi awas, jangan terlalu memanjakan diri.

8) Ikuti Niat Baik Anda
Penelitian menunjukkan bahwa sebuah rencana sederhana, ketika Anda memiliki niat "jika nanti" bisa membuat perbedaan besar.

Ini juga bisa berlaku untuk atlit. Dalam suatu penelitian, ketika suatu kelompok pemain tenis diminta untuk membuat pernyataan "jika nanti", lalu menuliskannya, seperti: "Jika saya marah, maka saya akan menenangkan diri dan mengatakan, 'Saya pasti menang!' ", mereka akhirnya bisa bermain baik dalam pertandingan.

9) Melihat Ke Depan

Kebiasan menunda bisa memberi kepuasan instan. Meski Anda tahu Anda akan mendapatkan akibatnya, tapi Anda juga tahu bahwa akibatnya masih "nanti". Jadi, lihat ke depan, dan pertimbangkan apa akibatnya jika Anda menunda sesuatu.

10) Gunakan Kekuatan Tekad

Anggap apa yang Anda lakukan sebagai tes sekuat mana tekad Anda.

Dalam sebuah penelitian, mahasiswa diminta untuk menggenggam dinamometer sekuat-kuatnya dan selama mungkin. Mahasiswa yang menganggap bahwa hal tersebut adalah tes kekuatan tekad bisa menggenggam lebih kuat dan lebih lama daripada yang tidak.

Ketika mahasiswa yang tadinya tidak menganggal hal tersebut sebagai tes mengulanginya lagi dan kal ini menganggapnya sebagai tes, mereka bisa menggenggam dua kali lebih lama.

11) Jangan Percaya Angka

Mungkin Anda pernah mendengar berapa hari atau berapa lama Anda bisa membentuk kebiasaan baru. Jangan percaya, karena Dr. Nora Volkow, direktur National Institute on Drug Abusemengatakan bahwa tidak ada data untuk itu.

12) Jangan Menyerah

Anda pasti tahu, kalau kegagalan atau jatuh-bangun itu sudah biasa.

Jadi, kalau Anda berusaha berhenti menghentikan kebiasaan untuk menggigit kuku, dan Anda masih melakukannya sekali-kali, itu tak apa. Jangan menyerah dahulu, teruskan saja.

Semuanya terserah Anda, apakah Anda ingin mengubah kebiasaan dan mengembangkan diri atau tidak. Saya cuma bisa memberi Anda kiat atau tip saja, dan Anda perlu mencoba taktik-taktik baru yang bisa membuat Anda berkembang menjadi lebih baik.

Kumpulan Kamut

Posted by Mr. Jabat on , under | comments (0)






Boenglon_71





Kata-Kata Penuh Makna Ini Hanya Untuk Menambah Semangat Dalam HIDUP Kita, Dan Agar Kita Tidak Selalu Salah Dalam Mengambil Keputusan.












Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71



Boenglon_71